Aku Suka Kamu

  Nashir Ramadhan   Feb 13, 2014   Perjalanan Rasa   0 Comment

AKU SUKA KAMU
kata yang simpel tapi menentukan bagaimana aku kedepannya, Antara lanjut gundah nya atau udahan dan memulai hidup baru.
Mungkin bagi sebagian orang kata ini sangat mudah terucap AKU SUKA KAMU, yang terkadang jawabannya bisa di ketahui hari itu juga / harus menunggu dulu beberapa waktu.
Ahh iya, Aku bukan orang yang mudah mengatakan AKU SUKA KAMU, Dari dulu kalau mau jadian selalu “kesepakatan bersama” haha mungkin supaya kalau di tolak gak terlalu sakit.

Masalah sakit hati, Udah hampir 3 tahun hati aku sakit, rusak, berantakan dan ntah bagaimana / darimana aku harus membetulkannya?
Sebagian orang mengucap “Udah pacaran lagi aja, pasti bisa sembuh perlahan”
Sebagian lagi mengucap “Tinggal nunggu waktu, sebentar lagi juga sembuh”
Aku memilih yang “menunggu”
Menunggu, menunggu dan menunggu “waktu” yang akan menyembuhkan luka di hati ini, Tapi sudah cukup lama aku menunggu tidak kunjung juga hati ini sembuh.
Sampai suatu hari aku mendengar lirik lagu yang berjudul Nona Senja “Hanya kau yang tahu caranya membuat diriku terluka, Dan hanya kau yang tahu caranya menyembuhkan hatiku”
Aku paham, Mungkin arti dari lirik ini adalah Dia yang merusak hatiku maka dia juga lah tempat membetulkannya.
Tapi apa mungkin aku harus kembali dengannya? dengan orang yang sudah membuat hatiku pecah berkeping-keping, Dan apakah ketika aku kembali dengannya hati ku akan kembali utuh?
Sekian lama aku mencari jawaban itu, dan ternyata, bukan.
Tidak harus aku kembali dengannya, tapi ada cara yang lain.

Aku ingat kata teman ku yang dulu tidak aku pilih “udah pacaran lagi aja pasti bisa sembuh perlahan” kali ini aku coba yang ini,
Selama ini aku jauh dari yang namanya “perempuan”, dan mendekat pada “waktu” karna waktu lah yang akan menyembuhkan hati ini. Tapi ternyata tidak.
Akhirnya aku mulai mendekat pada seseorang yang baru aku kenal, Belum pernah melihatnya, dan tetiba jatuh hati. Sesederhana itu

Ternyata jawaban pertama yang lebih cocok untuk ku.
“Proses” pendekatan yang tidak kunjung jadian. Sedikit-sedikit mulai menyatukan puing-puing hati yang berantakan. Dan aku suka ini.
Dia sebagai media proses penyembuhan hati ini, Aku akan sangat berterima kasih, jika akhirnya hati ini sembuh dan kembali seperti sedia kala.
Pikiran yang selalu memikirkan dia di masa lalu kini mulai terganti dengan dia yang baru, Dia yang mengisi hari-hari ku, Mulai mewarnai hidup ku yang selama ini hanya bewarnakan “Abu” tidak hitam dan tidak putih. Pagi ini hampir semuanya terwarnai dengan warna-warna yang cerah seperti pelangi, bunga-bunga pun mulai bermekaran kembali.

Aku janji. Suatu hari nanti saat kita bertemu, Aku akan berani mengatakan untuk pertama kalinya kepada orang ini AKU SUKA KAMU (:

ABOUT AUTHOR

Nashir Ramadhan

Phone & WhatsApp: +6285795021995 | Line: nashirr | BBM: Teu Gaduh hehe

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Current ye@r *